Pellgrini: City Harus Dirombak Dengan atau Tanpa Saya

, London – Lepas dari apakah Manuel Pellegrini akan tetap melatih Manchester City atau tidak pada Liga Primer Inggris musim depan, Pellegrini mengakui City perlu penyegaran. Hal itu dikatakan Pellgrini menjelang pertandingan mereka di kandang Crystal Palace yaitu Stadion Selhurst Park, London, dinihari ini, Selasa, 7 April 2015. Manchester City terancam gagal mempertahankan gelar juara Liga Primer Inggris yang mereka raih pada musim lalu, 2013-2014. City kini terpuruk di peringkat keempat ketika musim ini tinggal menyisakan delapan pertandingan lagi buat mereka. Selain itu, City kembali gagal di Liga Champions Eropa. Untuk musim ini, untuk kedua kalinya, Barcelona dari Spanyol menyingkirkan mereka sebelum perempat final. Pada musim lalu, karena terhalang oleh peraturan pembatasan keuangan dari badan sepak bola Eropa, UEFA, City tak bisa membeli pemain menyerang yang bisa mengubah jalannya pertandingan seperti yang direkomendasikan oleh Pellgrini. “Adalah penting untuk memiliki nama-nama besar,” kata Pellegrini. “Itu cara berpikir yang harus dimiliki klub-klub besar. Mereka perlu mengontrak sebuah pemain besar. Adalah sulit untuk melakukan hal itu setiap tahun. Tapi, setiap dua tahun sekali, Anda harus melakukan hal itu,” Pellegrini melanjutkan keterangannya. “Saya tidak hanya bicara tentang Manchester City. Anda lihat Real Madrid melakukan hal itu, Manchester United, Chelsea, Barcelona, dan Bayern Munich. Seluruh klub besar terus memperbaiki skuadnya,” kata Pellegrini. Akan sangat mengejutkan bahwa Pellegrini masih berpikir segala sesuatu bisa terjadi dengan sisa 8 pertandingan yang dimiliki oleh City. Hal itu terutama karena Liverpool kalah di Arsenal dan Manchester United mengalahkan Aston Villa, pada Sabtu, 4 April 2015. Dua kejadian tersebut membuat City terpental di urutan keempat dan terancam tak bisa tampil di Liga Champions musim depan karena kalah dalam babak kualifikasi. “Dalam liga ini, Anda tidak pernah bisa memastikan,” kata Pellegrini said. “Dari awal ada enam atau tujuh tim bersaing memperebutkan tempat di Liga Champions. Tapi, kami selalu berada dalam 4 besar sepanjang musim ini dan saya berharap hal itu akan berlanjut,” kata Pellegrini. “Kami punya delapan pertandingan layaknya final untuk dimainkan di antara sekarang dan akhir musim. Dimulai dari pertandingan di Crystal Palace,” Pellegrini menegaskan. | | | HARI PRASETYO

Sumber: Tempo.co